CLASSLESS INTER-DOMAIN ROUTING
CIDR (Classless Inter-Domain Routing) adalah metode pengalamatan IP yang tidak terikat pada kelas A, B, atau C. CIDR memperkenalkan notasi prefix (garis miring) untuk menunjukkan berapa banyak bit yang menjadi bagian network. Contoh: 192.168.1.0/24.
Dengan CIDR, alokasi alamat IP menjadi lebih efisien karena kita bisa memilih panjang prefix sesuai kebutuhan, tidak harus mengikuti batasan 8, 16, atau 24 bit seperti pada classful addressing.
| PREFIX | SUBNET MASK | HOST BITS | JUMLAH HOST | CONTOH NETWORK |
|---|
Soal: Diberikan network 192.168.10.0/26. Tentukan jumlah subnet, host per subnet, dan range IP.
VLSM adalah teknik lanjutan dari CIDR yang memungkinkan satu network menggunakan panjang prefix berbeda untuk setiap subnet, sesuai kebutuhan jumlah host. Dengan VLSM, alokasi IP menjadi sangat efisien dan tidak ada alamat yang terbuang.
CIDR merevolusi pengalamatan IP dengan menghapus batasan kelas. Dengan notasi prefix, administrator jaringan dapat mengalokasikan alamat IP secara presisi. CIDR menjadi dasar dari subnetting modern dan VLSM, serta routing antar-domain di internet saat ini.