KALI/SANA RECON/ED-02
TAKTIK ATT&CK TA0043BAB 12LENS RED + BLUEMODE OFFLINE
MEMBACA → COVER
FIELD MANUAL // RECON/ED-02 // RED × BLUE

RECONNAISSANCE
OFENSIF & DEFENSIF

Satu teknik, dua sudut pandang. Bab demi bab membedah reconnaissance dari kursi penyerang — dan dari kursi analis SOC yang menatap log-nya. Dipayungi MITRE ATT&CK TA0043, dilengkapi matriks deteksi (Suricata · Zeek · Sigma · fail2ban), hardening, dan lab terintegrasi di mana kamu bermain dua peran sekaligus.

12 BAB ATT&CK MAP DETECTION MATRIX LAB KALI/SANA LENS RED/SOC
SIARAN DATA RECON — DUA ARAH
Kali Attacker — Unit Nprobes: whois · nmap · gobuster · wpscan
Target — 172.16.20.20Xlayanan melayani permintaan…
Sensor & Log — Di Targetaccess.log · auth.log · firewall · Suricata/Zeek
SOC Analyst"scanning ini siapa — scanner sah atau musuh?"
BAB 01 // PENGANTAREST 4 MNT

Recon dalam Kill Chain & MITRE ATT&CK

Setiap intrusi serius dimulai dari hal yang sama: seseorang menonton sebelum menyentuh. Dalam Cyber Kill Chain Lockheed Martin, reconnaissance adalah mata rantai pertama. Dalam kerangka MITRE ATT&CK, ia menjadi taktik resmi bernomor TA0043 — dan karena tertata rapi sebagai teknik (T15xx), taktik ini menjadi bahasa bersama antara tim merah yang melakukannya dan tim biru yang harus mendeteksinya.

ReconTA0043 — buka peta & kumpulkan amunisi
Resource DevTA0042 — infrastruktur C2, payload
Initial AccessTA0001 — pintu masuk pertama
… Executionlateral, koleksi, dampak

Peta Teknik TA0043 — Klik untuk Detail

KENAPA ATT&CK PENTING UNTUK KEDUA TIM

Buat penyerang: checklist sistematik agar tak ada permukaan yang terlewat. Buat SOC: indeks cakupan deteksi — teknik mana yang sudah termonitor, mana yang gelap. Bab 12 menutup buku ini dengan matriks purple-team yang mengikat keduanya.

BAB 02 // MINDSETEST 3 MNT

Dua Sisi Koin: Red & Blue

Recon yang sama dibaca dua kalangan dengan pertanyaan berbeda. Penyerang bertanya "apa yang bisa kumanfaatkan?". SOC bertanya "aktivitas apa yang seharusnya memicu kecurigaan, dan apakah aku bisa melihatnya?". Ebook ini menaruh keduanya berdampingan — panel merah untuk penyerang, panel cyan untuk defender. Gunakan tombol LENS di bilah atas untuk membaca dari satu sudut pandang saja.

PENYERANG // RED
  • Tujuan: peta attack surface selengkap mungkin, jejak seminimal mungkin.
  • Urutan disiplin: pasif → aktif ringan → enumerasi dalam — tiap eskalasi menambah risiko terdeteksi.
  • Output: inventaris + fingerprint + daftar kandidat eksploitasi.
SOC ANALYST // BLUE
  • Tujuan: membedakan scanning sah (scanner keamanan internal) dari pengintaian musuh — sebelum menjadi akses awal.
  • Prinsip: recon aktif selalu meninggalkan jejak; pertanyaannya apakah jejak itu dikumpulkan, dikorelasikan, dan dilihat.
  • Output: alert, kasus triase, rekomendasi hardening.

Segitiga Kewajiban Recon

SudutYang Wajib DikuasaiMetrik Sukses
OffensivePeta → fingerprint → kandidat. Dan mendokumentasikan tiap langkah untuk laporan.Semakin lengkap peta, semakin sedikit kejutan di fase eksploitasi.
DefensiveInventaris sumber log → aturan deteksi → tuning false positive → hardening.MTTD (mean time to detect) pendek; cakupan teknik ATT&CK tinggi.
PurpleSetiap teknik serangan dipetakan ke deteksi + hardening, diuji ulang berkala.Matriks cakupan naik; temuan red ditemukan blue tanpa diumumkan.
BAB 03 // FONDASIEST 4 MNT

Fondasi Teknis: Yang Berdetak di Bawah Recon

Tools melaporkan "open/filtered", tapi pemahaman datang dari bit di dalam paket. Lima hal ini wajib mantap sebelum melanjutkan.

1 — Handshake TCP & Flag

three-way handshake vs SYN scan
# KONEKSI NORMAL:
klien → SYN      "mau bicara?"
server → SYN-ACK "boleh, siapkan koneksi"
klien → ACK      "terhubung"   ← handshake selesai, log aplikasi tercatat

# SYN SCAN (-sS):
klien → SYN
server → SYN-ACK  ← port TERBUKA (cukup satu balasan untuk tahu)
klien → RST       ← langsung putus; koneksi tak pernah established

# PORT TERTUTUP: server membalas RST — juga informasi berharga!
FlagMaknaPemanfaatan Recon
SYNPermintaan koneksiProbe paling umum — basis -sS & TCP ping
ACKPengakuan dataMemetakan aturan firewall (stateful vs stateless)
FIN / PSH / URGPenutup / dorong / urgenKombinasi aneh (Xmas) untuk mengelabui firewall lawas
RSTPaksa putusJawaban port tertutup; "sinyal" yang dibaca scanner
—Tanpa flag (Null)Paket kosong — kontrasnya terlihat jelas di IDS

2 — Status HTTP yang Harus Dipahami

  • 200 ada · 301/302 pindah · 403 ada tapi dilarang — 403 adalah pengakuan bersalah, path-nya ada! · 404 tak ada (menjadi sinyal enumerasi di Bab 9) · 500 server jatuh — kadang cukup input jahat.

3 — DNS & Port sebagai Kontrak

Domain hanyalah nama; rekaman DNS (A/NS/MX/TXT) yang memetakan layanan nyata. Port adalah nomor kontrak: 22 SSH, 80/443 HTTP(S), 53 DNS — daftar lengkap ada di CHEATSHT-01. Keduanya menjadi target utama Bab 4–6 dan objek deteksi Bab 9.

PERSPEKTIF SOC

Setiap anomali di bab-bab selanjutnya (SYN tanpa ACK, banyak 404, query AXFR) berasal dari fondasi ini. Kalau kamu paham kenapa paket itu "aneh", aturan deteksinya menulis dirinya sendiri.

BAB 04 // PASIFEST 6 MNT

OSINT & Recon Pasif — Red Mengintai, Blue Menambal Bocoran

Pasif berarti bertanya ke pihak ketiga — target tak menerima satu paket pun. Untuk penyerang ini fase termurah dan tersenyap; untuk defender, ini fase yang paling sering dilupakan karena tidak ada log yang bisa dibaca — yang bocor bocor di luar jaringanmu. Satu-satunya pertahanan: kelola apa yang dipublikasikan.

pasif dasar — whois · dig · crt.sh
whois abdurrozak.my.id                          # pemilik, nameserver, umur
dig +short dvwa1.abdurrozak.my.id             # domain → IP unit
dig axfr abdurrozak.my.id @ns1.abdurrozak.my.id  # uji zona transfer
curl -s "https://crt.sh/?q=%25.abdurrozak.my.id&output=json" \
  | jq -r '.[].name_value' | sort -u          # subdomain via CT log
theHarvester -d abdurrozak.my.id -b duckduckgo -l 50
RED — HARTA DARI LOG PUBLIK
  • crt.sh: sertifikat yang pernah terbit membocorkan subdomain lupa — sering mencakup host staging/admin yang tak ada di DNS "resmi".
  • AXFR berhasil = seluruh peta internal diberikan cuma-cuma; langsung catat sebagai temuan berdampak tinggi.
  • Dork site:abdurrozak.my.id intitle:"index of" — directory listing, berkas backup, panel lupa disembunyikan.
BLUE — MENAMBAL TANPA LOG
  • DNS: allow-transfer { none; }; — AXFR hanya boleh ke secondary yang sah.
  • Sertifikat: monitor CT log atas domainmu sendiri (cron curl ke crt.sh + diff) — sertifikat tak dikenal = kunci/API baru yang lupa dicatat atau subdomain takeover.
  • Identitas: SPF/DKIM/DMARC mempersulit pemalsuan email; WHOIS privacy mengurangi data kontak; polisi "jangan index" di web server & bersihkan dari mesin pencari.
INSIGHT PALING SERING DILUPAKAN

Defense pasif bukan memantau log — melainkan menjalankan recon yang sama terhadap dirimu sendiri (EASM — External Attack Surface Management, Bab 10 & 12). Kalau crt.sh bisa menemukan subdomain yang kamu lupa, penyerang juga bisa.

BAB 05 // AKTIF IEST 6 MNT

Host Discovery & Port Scan — Di Mana Jejaknya?

Fase aktif pertama: siapa hidup, apa yang terbuka. Setiap flag di kolom merah di bawah punya padanan di kolom biru — karena setiap paket yang keluar dari mesin penyerang berpotensi diserap sensor di jalurnya.

red — discovery & scan inti (unit milikmu!)
nmap -sn 172.16.20.20X                    # 1. hidup? (ICMP/ARP)
nmap -Pn 172.16.20.20X                    # 2. ICMP difilter? paksa
nmap -sS -T4 172.16.20.20X                # 3. SYN scan cepat
nmap -sV -T4 --open 172.16.20.20X -oA recon/unit0X   # 4. versi + arsip
nmap -sF -sX -sN 172.16.20.20X            # 5. FIN/Xmas/Null — cek firewall
RED — MEMBACA HASIL
  • open — layanan hidup; lanjut fingerprint versi.
  • closed — host hidup, port kosong; berguna untuk mengukur perimeter.
  • filtered — firewall diam; Xmas/Null kadang menembus stateless lawas; -Pn menghidupkan host yang "pura-pura mati".
  • MAC address di output -sn membocorkan virtualisasi (VirtualBox/VMware) — fingerprint gratis.
BLUE — JEJAK YANG DITINGGALKAN
  • -sn: banjir ICMP echo satu-sumber → banyak-tujuan. Terlihat di Zeek conn.log proto=icmp & sensor ICMP.
  • -sS: pola emas — banyak SYN, nol handshake selesai, ke puluhan port berbeda. Firewall log drop-nya; Suricata menghitungnya (Bab 9).
  • FIN/Xmas/Null: paket tanpa SYN yang "mustahil" untuk TCP normal — anomali flags yang eksotis di IDS.
  • -T4: kecepatan menaikkan volume per detik → melewati ambang detection_filter lebih mudah.
POLA EMAS DETEKTIF

Rate bisa dikecilkan (Bab 7), tapi rasio satu-sumber-ke-banyak-tujuan tak bisa disembunyikan oleh scan yang jujur. Seluruh bab deteksi dibangun di atas dua pilar: volume abnormal dan rasio abnormal.

BAB 06 // AKTIF IIEST 6 MNT

Enumerasi Layanan & Web — Aplikasi Ikut Bercerita

Port terbuka hanyalah pintu; aplikasi di baliknya yang bercerita. Di fase ini banner SSH, header Apache, dan perilaku 404 web server menjadi sumber intel — dan, bagi SOC, sumber sinyal yang sangat kaya karena log aplikasi selalu terekam.

red — enumerasi web per target unit
curl -sI http://dvwa1.abdurrozak.my.id       # header: Server, X-Powered-By
whatweb http://dvwa1.abdurrozak.my.id        # fingerprint stack
gobuster dir -u http://dvwa1… \
  -w /usr/share/wordlists/dirb/common.txt -x php,txt,bak -t 30
wpscan --url http://wp1.abdurrozak.my.id --enumerate u,t,p
curl -s http://wp1…/wp-json/wp/v2/users | jq  # user WP tanpa login
nc -nv 172.16.20.20X 22                     # banner SSH — lalu Ctrl+C
RED — YANG DICARI
  • Versi bocor di header (Apache/2.4.57, PHP/8.2.7) → cocokkan ke CVE.
  • setup.php DVWA, xmlrpc.php WP, /wp-json — permukaan khas lab & CMS.
  • Status 403 pada hasil gobuster = path ada tapi dipagari — masuk daftar kandidat bypass.
BLUE — LOG YANG TERISI OTOMATIS
  • access.log: ratusan GET dengan status 404/403 beruntun dari satu IP dalam hitungan detik — pola brute direktori yang nyaris tak mungkin manusiawi.
  • User-Agent: gobuster/3.6, wpscan, nikto — sinyal murah; mudah dipalsukan penyerang, jadi jadikan korelasi bukan satu-satunya.
  • auth.log: Did not receive identification string from … — jejak khas nc banner-grab port 22 yang putus sebelum bicara.
TRIASE SOC: 404 BERTUNTUN

Satu 404 adalah lalu lintas; 50 beruntun dari satu IP dalam 1 menit adalah enumerasi. Kuncinya bukan status individual melainkan distribusinya per sumber per waktu — persis yang diformalkan jadi rule di Bab 9 dan fail2ban di Bab 10.

BAB 07 // EVASIONEST 5 MNT

Evasion — Ketika Penyerang Membaca Bab Ini Juga

Penyerang yang baik tahu aturan deteksi standar — dan bermain di bawah ambangnya. Bab ini diarahkan dua arah: memahami teknik senyap (untuk mengujinya di lab, atas unit sendiri) dan mengapa setiap teknik tetap meninggalkan bentuk jejak lain.

Teknik SenyapPerintah (konsep)Kenapa Bisa SelamatPadanan Jejak bagi Blue
Low & slow-T1 · --scan-delay 10sVolume/detik di bawah ambang rate-basedNetFlow: rasio 1→banyak tetap terlihat di jendela 24 jam
Decoy-D RND:5Paket tampak datang dari beberapa IP palsuPaket spoofed tak pernah melihat balasan; log menangkap inkonsistensi
Fragmentasi-f · --mtu 24Flag terpecah antar fragmenIDS modern menyusun ulang fragmen (stream reassembly)
Idle scan-sI zombieIP penyerang tak muncul sama sekaliPola polling aneh di host zombie — temuan tersendiri
Proxy/TORproxychains nmap …Sumber digantiReputasi IP keluar TOR/proxy = sinyalnya itu sendiri
UA rotasigobuster -a …User-Agent dipalsukan404-bertuntun per IP tetap — pola > label
RED — HARGA KESENYAPAN
  • Scan lambat = peta basi saat selesai; infrastruktur berubah lebih cepat dari kecepatanmu.
  • Idle scan butuh zombie dengan sekuens IP yang pas — langka di jaringan modern.
  • Distributed scanning (banyak sumber, ambil bagi) mengalahkan rate per-IP — tapi membutuhkan infrastruktur & koordinasi; jejak koordinasinya juga data.
BLUE — DETEKSI ANTI-RATE
  • Flow-first: NetFlow/IPFIX tidak peduli paket lambat — graph sumber→jumlah tujuan unik tetap meledak.
  • Jendela panjang: rule harian/mingguan "IP baru menyentuh > N host berbeda" menangkap low-and-slow.
  • Baseline: deviasi dari lalu lintas normal itu sendiri adalah sinyal — bukan sekadar angka absolut.
ETIKA EVASION

Di lab, uji evasion hanya pada unit yang ditugaskan dan sering bersama asisten sebagai latihan purple. Evasion terhadap sistem pihak lain tanpa izin adalah tindakan ilegal, bukan "skill lanjutan".

BAB 08 // TELEMETRIEST 5 MNT

Telemetri — Apa yang Sebenarnya Terekam

Sebelum menulis satu pun aturan, SOC wajib tahu siapa yang mencatat apa. Ini inventaris sumber telemetri untuk target semacam unit lab — tiap barisnya akan dipakai ulang oleh matriks deteksi di Bab 9.

SumberIsiMenangkap TeknikBatasannya
Apache/nginx access.logIP, metode, path, status, UADir brute, wpscan, dork-driven GETTidak melihat TLS (443 terenkripsi kecuali terminasi)
auth.log (sshd)Login, kegagalan, banner-anomaliBrute force, banner grabHanya setelah TCP tersambung ke SSH
Firewall logIzinkan/tolak per aturanSYN ke port tertutup, sweepBising; butuh tuning agar tak jadi gondok
Suricata (NIDS)Alert berbasis aturan + metadataScan flags, AXFR, filter by rateButuh jam tuning & versi rule
Zeek (NSM)conn/http/dns/arp log netralSemua pola level-7 tanpa ruleData mentah — butuh korelasi/SIEM
NetFlow/IPFIXSiapa↔siapa, port, volumeSemua pemindaian — immune terhadap slow scanTanpa payload; konten tak terlihat
fail2ban / PSADAksi ban otomatis + logBrute, scan portReaktif per-host, bukan visi jaringan
arpwatch / Zeek arpPemetaan MAC↔IPARP sweepHanya segmen lokal
Probespaket & permintaan penyerang
Artefakbanjir SYN · 404 bertuntun · AXFR
SensorSuricata · Zeek · log · flow
SIEMkorelasi + agregasi + konteks
Analysttriase: scanner sah vs musuh
TANYA PERTAMA DI SETIAP TRIASE

"Apakah IP sumber ini milik scanner keamanan kita (jadwal vuln-scan), bulus, atau tak dikenal?" — Asset & jadwal scanning internal yang terdokumentasi menghemat 80% waktu triase; sisanya benar-benar menarik.

BAB 09 // DETEKSIEST 8 MNT

Detection Matrix — Dari Teknik ke Aturan

Inti buku ini. Setiap baris: teknik serangan → bukti log mentahnya → aturan deteksi siap pakai → hardening penutup lubang. Klik baris untuk membuka detail. Semua aturan berformat Suricata (NIDS) atau Sigma (portabel lintas SIEM) — salin dan uji di lab-mu.

TUNING SEBELUM PRODUKSI

Setiap aturan di atas akan memicu false positive dari scanner internal dan monitoring sah. Kecualikan IP scanner resmi, dokumentasikan jendela vuln-scan, dan ukur noise seminggu sebelum menaikkan prioritas alert.

Sigma — Format Portabel untuk SIEM

Sigma adalah "YAML untuk deteksi" — sekali menulis, dikonversi ke Elastic/Splunk/QRadar via sigmac. Contoh untuk brute direktori:

sigma — web directory bruteforce (apache)
title: Web Directory Bruteforce Pattern
status: experimental
logsource:
    product: apache
    service: access
detection:
    sel_status:
        status: |403|404|          # jawaban "tidak ada/dilarang"
    condition: sel_status | count() by client_ip > 50
    timeframe: 1m                 # ambang: 50 gagal/menit/src
falsepositives:
    - scanner keamanan internal (kecualikan IP-nya)
tags:
    - attack.reconnaissance
    - attack.t1595.003
BAB 10 // HARDENINGEST 6 MNT

Hardening — Mengecilkan Target Sebelum Ditembak

Deteksi adalah jaring pengaman; hardening adalah menghilangkan sasaran. Filosofinya: setiap bit yang tak perlu diekspos adalah bit yang tak perlu dideteksi. Empat front utama:

1 — Matikan Bocoran Banner

hardening banner — apache · php · nginx
# /etc/apache2/conf-available/security.conf
ServerTokens Prod          # "Server: Apache" saja — tanpa versi
ServerSignature Off
TraceEnable Off            # matikan metode TRACE

# php.ini
expose_php = Off           # buang header X-Powered-By

# /etc/nginx/nginx.conf
server_tokens off;
SEBELUM → SESUDAH

Server: Apache/2.4.57 (Debian) + X-Powered-By: PHP/8.2.7 → Server: Apache. Dua versi yang tadi mempercepat pemilihan CVE kini hilang — penyerang dipaksa menebak, dan tebakan memakan waktu & memicu noise.

2 — Kunci DNS

bind9 — matikan AXFR & versi
# /etc/bind/named.conf.options
options {
  allow-transfer { none; };   # ATAU daftar IP secondary saja
  version "unknown";         # jangan bocorkan versi BIND
  recursion no;               # bila bukan resolver internal
};

3 — Rate Limiting & Ban Otomatis

fail2ban — jail sshd + apache-noscript
# /etc/fail2ban/jail.local
[sshd]
enabled  = true
maxretry = 4
findtime = 10m
bantime  = 1h

[apache-404]                # jail custom utk dir-brute
enabled  = true
filter   = apache-404      # regex: status 404 per IP
logpath  = /var/log/apache2/access.log
maxretry = 40 · findtime = 1m · bantime = 30m

# uji: fail2ban-client status sshd

4 — Ubah Recon Menjadi Sensor: Honeypot & Canary

BLUE — PERANGKAP MURAH YANG BERGUNA
  • Endlessh di port 22 palsu: menahan penyerang di pre-banner selamanya — membuang waktu scan tanpa risiko.
  • Port canary: buka 1–2 port "palsu" yang tidak boleh pernah disentuh trafik sah — alert apa pun di sana = pasti scanning (false positive ≈ 0).
  • Canary token: berkas backup.zip memikat di web root — yang mengunduhnya membunyikan bel.
RED — PELAJARAN DARI PERANGKAP
  • Port terbuka yang "terlalu ramah" layak dicurigai — fingerprint dua kali dari sudut berbeda.
  • Berkas menarik tanpa jejak referensi di halaman lain adalah klasik token.
  • Di penting: timeboxing — jangan menghabiskan jam di tarpit; catat, mundur, jalur lain.
Checklist Cakupan Deteksi0/6
CENTANG SAAT DEPLOY — TERSIMPAN OTOMATIS
BAB 11 // LABEST 10 MNT · 2 PERAN

Lab Terintegrasi — Serang Dirimu, Lalu Baca Jejakmu

Bab ini adalah jantung purple-team ebook ini. Kamu akan menyerang unit yang ditugaskan ke kelompokmu (bukan milik orang lain!), lalu berpindah kursi membaca lognya. Loop lengkapnya: serang → terekam → deteksi → harden → uji ulang.

LANGKAH A — RED: serang unit milikmu (ganti X)
mkdir -p purple/&&cd purple/
nmap -sS -T4 172.16.20.20X           # 1: SYN scan → amati!
nc -nv 172.16.20.20X 22               # 2: banner grab putus paksa
gobuster dir -u http://dvwaX.abdurrozak.my.id \
  -w /usr/share/wordlists/dirb/common.txt -t 30   # 3: dir brute
LANGKAH B — BLUE: baca jejak yang baru saja KAMU buat
# di unit target (ssh [email protected]):

grep 'Did not receive identification' /var/log/auth.log
Did not receive identification string from 172.16.20.Y
↑ jejak langkah 2 — IP sumbermu sendiri!

awk '$9==404 {print $1}' /var/log/apache2/access.log | sort | uniq -c
   54 172.16.20.Y
↑ jejak langkah 3 — 54 x 404 dari satu IP = pola brute

tail -n 5 /var/log/apache2/access.log | grep gobuster
"GET /setup.php HTTP/1.1" 200 … "gobuster/3.6"
↑ UA gobuster terlihat — mudah, tapi mudah dipalsukan: ingat Bab 7
LANGKAH C — HARDEN + UJI ULANG (before/after)
# di unit target: rapikan banner (Bab 10), lalu dari attacker:
curl -sI http://dvwaX.abdurrozak.my.id | grep -i 'server\|powered'
# SEBELUM: Server: Apache/2.4.57 (Debian) · X-Powered-By: PHP/8.2.7
# SESUDAH: Server: Apache            (versi lenyap → hardening terbukti)

# opsional — pasang suricata di unit & lihat alertmu sendiri:
apt install suricata -y && tail -f /var/log/suricata/fast.log
  1. Serang (RED).

    Jalankan Langkah A ke unit-mu. Catat timestamp tiap aksi — timestamp adalah kunci join saat membaca log.

  2. Baca (BLUE).

    Langkah B. Untuk tiap temuan, isi tabel: aksi → berkas log → baris bukti. Tiga contoh di atas harus kamu reproduksi.

  3. Harden.

    Langkah C + satu jail fail2ban. Buktikan dengan before/after.

  4. Tulis.

    Serahkan matriks purple (Bab 12) milik unit-mu: teknik yang sudah punya deteksi vs yang masih gelap.

Checklist Lab Purple0/6
CENTANG SAAT MENGERJAKAN — TERSIMPAN OTOMATIS
ATURAN SATU KALIMAT

Seluruh serangan di bab ini diarahkan ke 172.16.20.20X milik kelompokmu. Menyentuh unit lain = pelanggaran scope — dan di dunia nyata, pidana.

BAB 12 // PENUTUPEST 6 MNT

Metrik, Matriks Purple & Ujian Akhir

Matriks Purple-Team — Format Capstone

Setiap teknik serangan wajib punya jawaban di kolom deteksi & hardening. Kolom status diisi setelah pengujian ulang — inilah cara tim mengukur kemajuan secara jujur:

Teknik (ATT&CK)Bukti SeranganDeteksiHardeningStatus
T1595.001 Sweepnmap -snSuricata ICMP filterRate-limit ICMPTERDETEKSI
T1595.001 SYN scannmap -sSflags:S + detection_filterDefault-deny + PSADTERDETEKSI
T1596.002 WHOIS/AXFRdig axfr— (pasif, tanpa log)allow-transfer noneDIHARDEN
T1595.003 Dir brutegobusterSigma 404-count + fail2banlimit_req, canary pathTERDETEKSI
T1592.002 Banner/versicurl -I, ncauth.log ident-stringServerTokens ProdSEBAGIAN
T1593.002 Dork/EASMcrt.sh, dorkMonitor CT log sendiriKebersihan sertifikat & subdomainGELAP

Metrik yang Layak Dilaporkan

  • Cakupan deteksi — persentase teknik recon yang punya rule teruji (target: naik per sprint).
  • MTTD — waktu dari probe pertama ke alert; untuk scan T4 harusnya < 1 menit.
  • Rasio FP — alert recon per hari yang ternyata scanner sah; turunkan dengan kecualian, bukan dengan mematikan rule.
  • Permukaan terpapar — jumlah port/subdomain eksternal; tren turun = kebersihan naik.

Kuis Akhir — 8 Soal

0/8TERJAWAB 0/8

Glosarium

ATT&CKKerangka taktik & teknik penyerang; recon = taktik TA0043 (T1590–T1598).
TTPTactics, Techniques, Procedures — cara kerja penyerang, lebih tahan lama daripada IOC.
IOCIndicator of Compromise — jejak konkret: IP, hash, domain, UA.
NIDSNetwork IDS seperti Suricata/Snort — membaca paket di jalur.
NSM / ZeekNetwork Security Monitoring — log netral level-7 (conn/http/dns) tanpa perlu rule.
SigmaFormat YAML deteksi portabel lintas SIEM.
NetFlowMetadata percakapan (siapa↔siapa, port, volume) — imun terhadap slow scan.
PSADPort Scan Attack Detector — analis log iptables untuk deteksi scan per-host.
fail2banWatcher log → ban IP otomatis via firewall.
Tarpit / EndlesshMenahan koneksi scanner selama mungkin — mempermahal recon.
Canary TokenUmpan (berkas/port/kredensial) yang membunyikan alert saat disentuh.
EASMExternal Attack Surface Management — memindai aset eksternal sendiri dengan cara penyerang.
Low-and-SlowScan dibatalkan kecepatannya agar lolos rate-based — dilawan NetFlow & jendela panjang.
MTTDMean Time To Detect — rata-rata waktu dari aktivitas ke deteksi.
Purple TeamKolaborasi red+blue: setiap teknik diuji, dideteksi, dihardeningkan, diuji ulang.
False PositiveAlert untuk aktivitas sah; musuh utama kredibilitas SOC — dilawan dengan tuning & konteks.
Satu Kalimat Penutup

PENYERANG MENGUKUR LOBANGMU. SOC MENGUKUR KACA SPIONAGENYA. TIM MATANG MENGUKUR KEDUANYA DI TABEL YANG SAMA.

nmap -sS → suricata flags:S → fail2ban → ServerTokens Prod → uji ulang