FORMAT POSTER DIGITALSISI RED × BLUESCOPE 172.16.20.0/24
10 PANEL
FIELD POSTER // RECONNAISSANCE // MITRE ATT&CK TA0043
RECON — MATA PERTAMA DI KEDUA SISI
Satu fase, dua pekerjaan. Penyerang memetakan permukaan sebelum menyentuh; analis SOC membaca jejak pemetaan itu di log sebelum menjadi akses awal. Poster ini merangkum keduanya: dari lapisan jaringan sampai aturan Suricata, dari playbook Red sampai heatmap cakupan deteksi Blue.
0
Teknik ATT&CK
0
Sensor Log
0
Lapisan Recon
0
Langkah Playbook
0
Sel Cakupan
<60s
Target MTTD
01Posisi & Definisi Formal
Kill Chain: Recon Selalu No.1
Cyber Kill Chain (Lockheed Martin) dan MITRE ATT&CK sepakat: pengintaian mendahului segalanya. Taktik TA0043 terdiri dari 8 teknik (T1590–T1598) — bahasa bersama Red dan Blue.
Reconmengintai target
Resource Devinfra & payload
Deliverykanal serangan
Exploitationjebol celah
Installationpasang implan
C2jalur kendali
Actionsdampak / tujuan
Implikasi defensifnya tegas: jika TA0043 terdeteksi dan direspons sebelum delivery, seluruh rantai berikutnya batal. Deteksi recon adalah counter paling awal — dan termurah.
02Dua Mode Pengintaian
Pasif = Bertanya ke Pihak Ketiga. Aktif = Mengetuk Pintu.
Perbedaan satu-satunya yang penting bagi Blue: apakah paket sampai ke target. Sampai = ada log; tidak sampai = pertahanannya di sisi publikasi data, bukan di sensor.
PASIF / OSINTT1596 · T1593
Target tak menerima satu paket pun. Kamu membaca catatan publik tentangnya: WHOIS, DNS, log sertifikat, indeks mesin pencari.
Kebisingan≈0
KecepatanCEPAT
KemutakhiranCACHE
Catatan Blue // tak ada yang bisa dideteksi di jaringanmu. Pertahankan lewat EASM: jalankan kueri yang sama atas domainmu sendiri, rapikan apa yang ditemukan.
AKTIF / SCANT1595 · T1592
Paket keluar dari mesinmu menuju target: ping sweep, SYN scan, banner grab, brute direktori. Target — dan sensornya — ikut bicara.
KebisinganTINGGI
KecepatanCEPAT
KemutakhiranREAL-TIME
Catatan Blue // seluruh bab deteksi hidup di sini. Volume + rasio (1 sumber → banyak tujuan/port/404) adalah sinyal yang tak bisa dibohongi scan jujur.
03Apa yang Ditemukan Recon
Attack Surface: Tumpukan dari Domain ke Manusia
Recon menghasilkan peta berlapis. Tiap lapisan di bawah membuka lapisan berikutnya — dan tiap lapisan punya jawaban defensifnya sendiri.
L0Domain & OrganisasiNama, registrar, nameserver, umur aset, email publik, struktur subdomain.whoiscrt.shdork
L1DNS & Nama LayananRekaman A/AAAA, MX, TXT, CNAME — jembatan nama → alamat → layanan.dighostdnsrecon
L2Rentang IP & Host HidupSubnet /24, host yang menjawab, MAC → vendor virtualisasi, hop traceroute.nmap -snarp-scanfping
L3Port & LayananPort terbuka, status open/closed/filtered, fingerprint versi per layanan.nmap -sVnc banner
L4Aplikasi Web & CMSStack (Apache/PHP), direktori tersembunyi, plugin WP, endpoint API.whatwebgobusterwpscan
L5Manusia & IdentitasDaftar email, nama karyawan/user, kredensial bocor — bahan fase sosial.theHarvesterwp-json/users
04Recon per Lapisan Jaringan
L3 · L4 · L7 — Tiap Lapisan, Alat & Kebisingannya
Skala kebisingan naik bersama kedalaman: semakin tinggi lapisannya, semakin kaya data — dan semakin mudah terekam log aplikasi.
L3Network
Pertanyaan: siapa yang hidup di sana?
ping sweepSINYAP
arp-scanLOKAL
tracerouteMID
L4Transport
Pertanyaan: port mana yang terbuka & versinya?
-sS SYNMID
-sT connectTINGGI
-sV versiTINGGI
-sX/-sN/-sFANOMALI
L7Application
Pertanyaan: apa yang jalan di balik pintu?
curl -ISENDAWA
whatwebMID
gobusterBANJIR
wpscanBANJIR
Sinyal penting untuk Blue: L3/L4 hanya terlihat oleh sensor jaringan (Suricata/Zeek/NetFlow/firewall), sedangkan L7 menulis lognya sendiri di server — dua dunia sensor yang harus dikorelasikan di SIEM.
05Sisi Ofensif — Disiplin 6 Langkah
Playbook Red: Pasif → Aktif → Peta
Urutan bukan gaya-gayaan — tiap eskalasi menaikkan kebisingan, jadi ia selalu berjalan dari yang paling senyap. Contoh diarahkan ke unit lab terizinkan 172.16.20.20X.
STEP 01 // SCOPINGKunci Batas Sebelum Paket Pertama
Catat unit milikmu, jadwal, dan format bukti (tee/-oA). Tanpa scoping tertulis, "recon" dan "pelanggaran" hanya dipisahkan kebetulan.
Jejak: 404/403 beruntun + User-Agent tool di access.log.
STEP 06 // KORELASISusun Peta → Daftar Kandidat
Satukan temuan jadi tabel: layanan → versi → path menarik → hipotesis kerentanan. Output ini adalah input resmi fase vulnerability analysis — bukan bahan eksploitasi liar.
06Sisi Defensif — Cakupan Deteksi
Heatmap: Teknik × Sensor
Matriks cakupan adalah alat SOC paling jujur: hijau = sensor menangkap penuh, amber = parsial (butuh korelasi/tuning), abu = buta total. Arahkan kursor / klik sel untuk membaca alasannya.
CAKUPAN PENUHPARSIAL / TUNINGBUTA — TAK TEREKAMKOLOM: 6 SENSOR · BARIS: 8 TEKNIK
Baris paling bawah adalah pelajaran terpenting: OSINT pasif tidak menyentuh satu sensor pun — satu-satunya pertahanan adalah menjalankan kueri yang sama terhadap asetmu sendiri dan menambal yang bocor (EASM).
07Detection Engineering
Anatomi Sebuah Rule Suricata
Satu aturan deteksi SYN-scan, dibedah bagian per bagian — setiap potongan punya alasan eksistensinya. Salin, tempel di lab, lihat alertmu sendiri.
alerttcp $EXTERNAL_NET any -> $HOME_NET any(msg:"RECON SYN scan";flags:S;flow:stateless;detection_filter:track by_src, count 30, seconds 10;sid:1000002;rev:1;)
action: alertBeri tanda, jangan drop — memutus lalu lintas berdasarkan rate rawan memotong pengguna sah.
header tcp … any -> anySemua port tujuan: scanner menyentuh banyak port; mempersempit di sini justru buta.
flags:S + flow:statelessCocokkan SYN mentah tanpa state koneksi — inilah bentuk khas -sS.
detection_filter by_srcRate >30/10 detik per sumber. Ambang tuning: naikkan bila scanner internal memicu FP.
sid + revIdentitas aturan — wajib unik lokal (≥1000000); rev naik tiap perubahan agar terlacak.
08Simulator — Pilih Teknikmu
Kebisingan vs Kualitas Data: Tidak Ada Yang Gratis
Setiap teknik menukar kecepatan, kemutakhiran data, dan jejak. Pilih kartu — keempat meter dan panduan dua sisi berubah.
—
KEBISINGAN0
KECEPATAN0
KUALITAS DATA0
KESULITAN DETEKSI0
UNTUK RED //—
UNTUK BLUE //—
09Mengecilkan Target
Hardening: Sebelum & Sesudah
Deteksi adalah jaring pengaman; hardening menghilangkan sasaran. Empat baris konfigurasi menghapus dua fingerprint yang paling mempercepat pemilihan CVE.
SEBELUM — HEADER BOCOR
curl -sI http://dvwa1.abdurrozak.my.id
Server: Apache/2.4.57(Debian)
X-Powered-By: PHP/8.2.7
Set-Cookie: PHPSESSID=…
→ versi web server + runtime backend
langsung terbaca → CVE terpilih
dalam hitungan detik
SESUDAH — BANNER DITATA
# security.conf: ServerTokens Prod
# php.ini: expose_php = Off
curl -sI http://dvwa1.abdurrozak.my.id
Server: Apache→ tanpa versi: penyerang menebak,
menebak = waktu + noise yang
bisa dilihat SOC-mu
✓ServerTokens Prod + expose_php OffBuang versi dari semua header — detik pertama recon jadi sia-sia.
✓allow-transfer { none; }Tutup AXFR; tiap percobaan jadi log "rejected" yang mencurigakan.
✓fail2ban: sshd + apache-404Brute & dir-scanning dibalas ban otomatis per IP.
Tim matang tidak bertarung — mereka mengukur. Empat metrik di bawah + satu loop yang harus berputar tiap sprint.
<60s
MTTD Recon
Dari probe pertama ke alert. Scan T4 harus ketahuan dalam semenit.
0%
Cakupan Deteksi
Teknik TA0043 dengan rule teruji. Target: naik tiap sprint.
0%
Rasio False Positive
Alert recon yang ternyata scanner sah — turunkan dengan kecualian, bukan dengan mematikan rule.
↓tren
Permukaan Terpapar
Port & subdomain eksternal. Tren turun = kebersihan aset naik.
Loop berputar per teknik, bukan per proyek. Kolom "GELAP" pada matriks adalah backlog keamanan yang paling jujur: teknik yang tahu kita rawan, tapi belum punya jawaban.
SCOPE LAB //kali unit: 172.16.20.201–209 · root / labtarget web: dvwaN · vulnN · wpN .abdurrozak.my.idHANYA UNIT PENUGASANMU — di luar itu = pelanggaran