KALI/SANA RECON-01
BAB 10CMD 30+SCOPE 172.16.20.0/24MODE OFFLINE
MEMBACA → COVER
FIELD MANUAL // RECON-01 // LAB TERIZINKAN

MANUAL
RECONNAISSANCE

Fase pengumpulan informasi — fondasi seluruh pengujian. Dari WHOIS dan DNS pasif, host discovery dan port scanning, sampai web recon terhadap DVWA dan WordPress lab-mu. Setiap perintah siap-copy, setiap output beranotasi.

10 BAB NMAP BUILDER LEVEL: DASAR→MENENGAH SCOPE: LAB
ARAH RECON — SESI LAB
Kali Unit — Attacker Boxkalisana-0X · 172.16.20.20X · ssh root@…
Netmap Lab172.16.20.0/24 · segmen terizinkan
Target Web — UnitmudvwaN / vulnN / wpN.abdurrozak.my.id
BAB 01 // PENGANTAREST 3 MNT

Reconnaissance: Fase yang Menentukan Segalanya

Reconnaissance (pengintaian) adalah proses sistematis mengumpulkan informasi tentang target sebelum menyentuhnya lebih jauh. Dalam metodologi PTES, ini fase kedua setelah pre-engagement; dalam kill-chain, ini langkah pertama yang bisa dilakukan tanpa satu pun exploit. Prinsipnya sederhana dan brutal: tidak ada eksploitasi yang bagus di atas rekon yang buruk — 70% keberhasilan pengujian ditentukan di fase ini.

ScopingSepakati batas & otorisasi (Bab 2)
OSINTSumber publik: WHOIS, search engine, sertifikat
DNSPetakan domain, subdomain, mail, nameserver
DiscoveryHost hidup di rentang IP terizinkan
EnumerasiPort, layanan, versi, teknologi web
PemetaanKorelasikan temuan → daftar serangan (attack surface)

Tiga Pertanyaan yang Dijawab Recon

  1. Apa yang ada di sana?

    Host, layanan, domain, subdomain, orang, email, teknologi. Output-nya: inventaris.

  2. Versi dan konfigurasinya bagaimana?

    Apache 2.4.57? OpenSSH 9.6? WordPress 6.x dengan plugin lama? Output-nya: fingerprint.

  3. Di mana permukaan serangannya?

    Port terbuka yang tidak perlu, direktori tersembunyi, halaman login, backup yang tertinggal. Output-nya: attack surface map — bahan utama fase vulnerability analysis.

MANTRA BAB INI

Semakin dalam kamus dan log-mu, semakin kecil dunia target. Recon bukan sekadar menjalankan tools — tapi membaca apa yang tools kembalikan.

BAB 02 // SCOPEEST 3 MNT

Sebelum Paket Pertama: Scope & Otorisasi

Mengintai tanpa izin bukan "skill" — itu pelanggaran, meski niatnya belajar. Di lab ini otorisasinya jelas dan terbatas. Patuhi kartu scope berikut tanpa pengecualian:

IN SCOPE — BOLEH
  • Unit yang d tugaskan ke kelompokmu: 172.16.20.201–209 (hanya nomor milikmu).
  • Target web indeks yang sama: dvwaN / vulnN / wpN.abdurrozak.my.id.
  • Query pasif ke sumber publik (WHOIS, crt.sh, search engine) atas domain lab.
OUT OF SCOPE — JANGAN
  • Unit/target kelompok lain — walau "cuma nmap -sn".
  • Infrastruktur di luar segmen lab (gateway, host LXC, jaringan kampus, internet publik).
  • Probe destruktif: DoS/flood, brute-force masif, eksploit sebelum fase-nya tiba.

Aturan Emas Pengujian

4 ATURAN YANG MENJAGA KAMU

1) Dokumentasikan semua — pipakan setiap perintah ke tee, log adalah alibi dan bahan laporan.  2) Sesuaikan timing — -T4 di lab kecil boleh, di infrastruktur produksi jangan.  3) Berhenti di batas scope — port terbuka di IP yang bukan milikmu = temukan, catat, lapor, jangan sentuh.  4) Hormati privasi — data pribadi yang tak sengaja terlihat bukan bahan pamer.

Checklist Prapengujian

Checklist Otorisasi0/6
CENTANG — TERSIMPAN OTOMATIS
BAB 03 // METODOLOGIEST 3 MNT

Pasif vs Aktif: Pilih Senjata Sesuai Kebisingan

Recon pasif mengumpulkan informasi tanpa berinteraksi langsung dengan target (kamu bertanya ke pihak ketiga: DNS resolver, search engine, database sertifikat). Recon aktif menyentuh target — paketmu sampai ke tujuan, dan bisa tercatat di log-nya. Aturan praktis: mulaipasif, eskalasi ke aktif hanya sesuai izin.

AspekRecon PasifRecon Aktif
Interaksi ke targetTidak ada / tidak langsungLangsung (paket ke host target)
Terdeteksi target?Sulit — jejak di sumber pihak ketiga sajaYa — IDS, access log, firewall log
Contoh toolswhois · dig · theHarvester · crt.sh · dorknmap · whatweb · gobuster · nikto · wpscan
Kekuatan dataBisa basi (cache/index lama)Real-time, presisi tinggi
RisikoNyaris nolTerlihat "berisik"; wajib otorisasi
Di lab iniBab 4Bab 5–7

Empat Tahap Footprinting Klasik

  1. Kumpulkan informasi awal.

    Nama domain utama (abdurrozak.my.id), rentang IP terizinkan, dan penugasan unit-mu. Semua sudah di tangan — tulis rapi.

  2. Temukan rentang jaringan.

    Dari resolusi DNS: dvwa1… → 172.16.20.201 memberi petunjuk subnet 172.16.20.0/24.

  3. Identifikasi mesin aktif.

    Ping sweep / ARP scan pada rentang tersebut (Bab 5).

  4. Enumerasi layanan per host.

    Port, versi, teknologi web, aplikasi (Bab 6–7). Inilah input resmi untuk fase vulnerability analysis.

BAB 04 // PASIFEST 6 MNT

Recon Pasif — WHOIS, DNS, Sertifikat, Dork

Semua perintah di bab ini diamankan di Kali-mu (sudah terpasang bawaan atau via apt install). Output di bawah adalah ilustrasi format — nilai asli milik lab-mu.

WHOIS — KTP Domain

whois — pasif
whois abdurrozak.my.id

Domain Name:      abdurrozak.my.id
Name Server:      ns1.abdurrozak.my.id
Name Server:      ns2.abdurrozak.my.id
# ANOTASI: nameserver mengungkap penyedia infrastruktur;
# tanggal creation/update memberi gambaran usia aset.

DNS — Resolusi & Tipe Rekaman

DNS adalah peta domain → layanan. Kuasai lima tipe rekaman ini dulu:

TipeArtiNilai Recon
A / AAAADomain → IPv4 / IPv6Menautkan target web ke IP unit
NSAuthoritative nameserverSiapa yang mengelola zona
MXMail exchangerAda server email = permukaan tambahan
TXTData bebas (SPF, DKIM, verifikasi)Sering membocorkan vendor cloud
CNAMEAlias domainMenghubungkan subdomain ke layanan lain
dig & host — resolusi
dig +short dvwa1.abdurrozak.my.id
172.16.20.201            # dvwa unit 1 → IP unit 1

host -t ns abdurrozak.my.id
host -t mx abdurrozak.my.id
host -t txt abdurrozak.my.id

# rekaman lengkap satu tipe:
dig dvwa1.abdurrozak.my.id A +noall +answer

AXFR — Uji Zona Transfer

Zone transfer (AXFR) adalah replikasi seluruh isi zona DNS ke server sekunder. Jika master tidak membatasi siapa yang boleh meminta, seluruh peta internal bocor — klasik, tapi masih muncul di audit nyata.

uji axfr — pasif agresif
dig axfr abdurrozak.my.id @ns1.abdurrozak.my.id

# hasil yang diharapkan (server aman):
; Transfer failed.
# bila BERHASIL: catat seluruh rekaman sebagai temuan
# "zone transfer tidak dibatasi" — jangan eksploitasi lebih jauh.

# alternatif dengan dnsrecon (instal: apt install dnsrecon):
dnsrecon -d abdurrozak.my.id -t axfr

Sertifikat TLS — crt.sh

Setiap sertifikat TLS yang diterbitkan tercatat di Certificate Transparency log — publik dan gratis untuk dikueri. Ini cara paling senyap menemukan subdomain.

crt.sh — enumerasi via CT log
# butuh jq: apt install jq
curl -s "https://crt.sh/?q=%25.abdurrozak.my.id&output=json" \
  | jq -r '.[].name_value' | sort -u

# output: daftar subdomain yang pernah punya sertifikat.
# %25 = wildcard "%" — "semua subdomain dari".

theHarvester — Email, Host, Nama

theharvester — agregasi OSINT
theHarvester -d abdurrozak.my.id -b duckduckgo,baidu -l 50

# memanen email, hostname, dan IP dari indeks mesin pencari.
# untuk lab kecil hasilnya kecil — pola perintahnya yang penting.

Google Dorking — Operator & Builder

Mesin pencari adalah database OSINT terbesar. Operator utama:

OperatorFungsiContoh Temuan
site:Batasi ke satu domain/subdomainHalaman mana saja yang terindeks
inurl:Kata dalam URLPath admin, backup, upload
intitle:Kata dalam judul halaman"index of", "login", dashboard
filetype:Ekstensi berkaspdf, xls, log, sql, conf
intext:Kata di dalam isi halamanpassword, username, internal
cache:Versi tersimpan mesin pencariKonten yang sudah dihapus
DORK BUILDERSUSUN → COPY → TEMPEL KE MESIN PENCARI
Operator
Domain
Kata Kunci (opsional)
site:abdurrozak.my.id
BATAS DORK

Dork terhadap domain lab dipakai untuk melatih mata membaca permukaan serangan milikmu sendiri. Jangan menggunakannya untuk mengintai properti pihak lain.

BAB 05 // DISCOVERYEST 5 MNT

Recon Aktif I — Host Discovery

Pertanyaan pertama fase aktif: siapa yang hidup?. Ping sweep mengirim probe ringan ke setiap alamat di rentang terizinkan dan mencatat yang menjawab.

ping sweep — nmap & fping
# -sn = host discovery SAJA, tanpa pemindaian port (senyap)
nmap -sn 172.16.20.201-209

Nmap scan report for 172.16.20.201
Host is up (0.0012s latency).
MAC Address: 08:00:27:AB:CD:EF (Oracle VirtualBox)
# baris MAC membocorkan virtualisasi host — VM VirtualBox!

# alternatif cepat:
fping -asgq 172.16.20.201 172.16.20.209

# di segmen LAN yang sama — ARP scan (butuh root):
arp-scan --localnet

Flag Discovery Nmap yang Perlu Dihafal

FlagMekanismeDipakai Saat
-snPing sweep tanpa port scanTahap pertama, paling senyap
-PnLewati ping — anggap semua hidupHost memblokir ICMP (umum!)
-PS<port>TCP SYN ping (default 80)ICMP difilter tapi TCP tidak
-PA<port>TCP ACK pingMengelabui stateless firewall
-PU<port>UDP pingProtokol TCP diblokir penuh
-PRARP ping (LAN lokal)Paling andal di segmen yang sama
KENAPA HOST "MATI" PADAHAL HIDUP

Banyak host menolak ICMP echo tapi tetap menjalankan web di port 80. Kalau sweep -sn sepi, ulangi dengan nmap -Pn -p22,80,443 … — kebanyakan "host mati" langsung bangun.

NMAP COMMAND BUILDER

NMAP BUILDERSUSUN PERINTAH → BACA PENJELASAN → COPY
Mode Pemindaian
Port
Timing
Target (milikmu!)
nmap -sn 172.16.20.201
TARGET BUILDER ADALAH TANGGUNGJAWABMU

Builder ini hanya menyusun string perintah. Menjalankannya ke host di luar unit yang ditugaskan = pelanggaran scope Bab 2.

BAB 06 // ENUMERASIEST 6 MNT

Recon Aktif II — Port, Layanan, Versi

Setelah tahu host mana yang hidup, petakan port terbuka → layanan → versi. Tiga data inilah yang dicocokkan ke database kerentanan di fase berikutnya.

Tipe Pemindaian TCP/UDP

FlagNamaMekanisme SingkatCatatan
-sSSYN / half-openKirim SYN, baca SYN-ACK, kirim RST — koneksi tak pernah selesaiDefault & tercepat; butuh root
-sTConnectHandshake TCP penuh via syscall connect()Tanpa root; tercatat di log aplikasi
-sUUDPDatagram kosong; "open|filtered" bila tak ada balasanLambat — sabar dengan -T4
-sF/-sX/-sNFIN/Xmas/NullPaket tanpa flag / semua flag — probe berpasangan anehEva si firewall lawas; tak bekerja di Windows
-sAACKMemetakan aturan firewall (filtered vs unfiltered)Bukan menemukan port terbuka

Tiga kemungkinan status port yang dilaporkan nmap:

  • open — aplikasi mendengarkan; siap dikenali.
  • closed — tidak ada layanan; host menjawab RST.
  • filtered — nmap tak bisa memastikan; firewall membuang/menolak paket. Filtered ≠ aman — hanya tak terlihat dari posisimu.

Deteksi Versi & Sistem Operasi

service + version scan — unit 1
nmap -sV -T4 --open 172.16.20.201 -oA recon/scans/unit01

PORT   STATE SERVICE VERSION
22/tcp open  ssh     OpenSSH 9.6p1 (protocol 2.0)
80/tcp open  http    Apache httpd 2.4.57 ((Debian))
# -sV  = interogasi banner tiap port terbuka → kolom VERSION
# --open = tampilkan yang terbuka saja (output bersih)
# -oA  = simpan tiga format (nmap/gnmap/xml) → bahan laporan

# fingerprint OS (best-effort, butuh root):
sudo nmap -O 172.16.20.201

# NSE — mesin skrip nmap (kategori & skrip spesifik):
nmap -sV --script http-title,http-headers -p80 172.16.20.201

Timing Template — Kecepatan vs Kebisingan

TemplateNicknamePerilakuGunakan Untuk
-T0paranoid5 menit/probeEva IDS — nyaris tak dipakai
-T1sneaky15 detik/probeSangat senyap, sangat lambat
-T2polite0,4 detik/probeSistem produksi rapuh
-T3normalDefault seimbangDefault aman
-T4aggressiveCepat, timeout pendekLAN andal — pilihan lab
-T5insaneBrutal, mudah salah bacaDarurat; hasil bisa tak akurat

Port Lookup

KETIK NOMOR PORT… // DATABASE 30+ LAYANAN UMUM
POLA KERJA YANG BENAR

-sn (siapa hidup) → -sV --open (apa yang jalan) → catat dengan -oA. Jangan pernah memulai dari -A ke semua host: berisik, lambat, dan 90% datanya tak akan kamu pakai.

BAB 07 // WEB RECONEST 7 MNT

Recon Aktif III — Permukaan Web

Target web lab-mu tiga jenis per unit: DVWA (aplikasi latihan kerentanan), VULN (mesin latihan ala VulnHub), dan WordPress (CMS nyata). Pola recon-nya sama: headers → teknologi → direktori → spesifik aplikasi.

Langkah 1 — Banner & Header

curl -I — anotasi header
curl -sI http://dvwa1.abdurrozak.my.id

HTTP/1.1 200 OK
Server: Apache/2.4.57 (Debian)      ← versi web server bocor
X-Powered-By: PHP/8.2.7             ← runtime backend bocor
Set-Cookie: PHPSESSID=…; HttpOnly   ← sesi PHP; HttpOnly = baik
# catat: yang TIDAK ada juga penting —
# tidak ada HSTS? tidak ada X-Frame-Options? itu temuan hardening.

Langkah 2 — Fingerprint Teknologi

whatweb — identifikasi stack
whatweb http://dvwa1.abdurrozak.my.id

http://dvwa1… [200 OK] Country[…], HTTPServer[Debian Linux][Apache],
IP[172.16.20.201], PHP[8.2.7], X-Powered-By[PHP/8.2.7]
# satu baris = seluruh stack. bandingkan antar unit N.

Langkah 3 — Enumerasi Direktori

Bandingkan URL yang diketahui dengan wordlist — kamus path umum. Wordlist bawaan Kali ada di /usr/share/wordlists/dirb/.

gobuster — brute direktori & ekstensi
gobuster dir \
  -u http://dvwa1.abdurrozak.my.id \
  -w /usr/share/wordlists/dirb/common.txt \
  -x php,txt,bak -t 30 -o recon/web/gobuster-unit01.txt

/index.php            (Status: 200)
/login.php            (Status: 200)
/setup.php            (Status: 200)   ← halaman setup DVWA!
/robots.txt           (Status: 200)
# -x menambahkan sufiks ekstensi · -t 30 = 30 thread paralel
# selalu cek robots.txt manual — kadang menyerahkan sendiri path rahasia

curl -s http://dvwa1.abdurrozak.my.id/robots.txt

Langkah 4 — Scanner Aktif & Spesifik Aplikasi

nikto & wpscan — catatan lab
# nikto — pemindai server web generik (berisik, sesuaikan scope!)
nikto -h http://dvwa1.abdurrozak.my.id -o recon/web/nikto-unit01.html -Format htm

# wpscan — khusus WordPress: user, tema, plugin
wpscan --url http://wp1.abdurrozak.my.id --enumerate u,t,p

# WP REST API — enumerasi user publik (tanpa tool tambahan):
curl -s http://wp1.abdurrozak.my.id/wp-json/wp/v2/users | jq

# metode HTTP yang diizinkan:
curl -s -X OPTIONS -i http://dvwa1.abdurrozak.my.id | head -n 12

Catatan Khusus Target Lab

TargetYang Sering TersembunyiKenapa Penting
DVWA (dvwaN…)/setup.php (reset DB), level security di menu DVWA Security, struktur /vulnerabilities/…Setup terbuka = kontrol penuh DB; level security menentukan bentuk kerentanan per modul
VULN (vulnN…)Halaman login aplikasi latihan, file baca-saja di root webDesainnya memang menyimpan "harta karun" — petakan path sebelum fase eksploitasi
WordPress (wpN…)Versi di meta generator, plugin/theme via wpscan, xmlrpc.php, wp-jsonPlugin usang = vektor eksploitasi paling umum di dunia nyata
BANNER GRABBING MANUAL

Tanpa tool khusus pun kamu bisa fingerprint: nc -nv 172.16.20.201 22 menampilkan banner OpenSSH; openssl s_client -connect host:443 menampilkan detail sertifikat (issuer, masa berlaku, SAN). Sertifikat yang hampir kadaluarsa = sinyal pemeliharaan yang buruk.

BAB 08 // WORKFLOWEST 5 MNT

Workflow Lab End-to-End

Rangkuman seluruh manual menjadi satu sesi kerja nyata pada unit yang ditugaskan. Struktur direktori dulu — recon tanpa arsip = recon yang hilang:

struktur arsip recon
mkdir -p recon/{osint,dns,scans,web,shots}

recon/
├── osint/    # whois, crt.sh, dork notes
├── dns/      # hasil dig, host, dnsrecon
├── scans/    # output nmap (-oA)
├── web/      # whatweb, gobuster, nikto, wpscan
└── shots/    # tangkapan layar bukti

# pola logging wajib — stdout SEKALIGUS file:
whois abdurrozak.my.id | tee recon/osint/whois.txt
  1. SSH ke unit-mu.

    ssh [email protected] (ganti X sesuai penugasan) — lihat ROSTER-01 untuk daftar lengkap.

  2. Pasif dulu (Bab 4).

    whois + dig + crt.sh atas abdurrozak.my.id, semua ke tee. Catat rentang IP yang terkonfirmasi.

  3. Discovery (Bab 5).

    nmap -sn 172.16.20.20X — konfirmasi unitmu hidup. Bandingkan MAC/virtualisasi.

  4. Enumerasi port & versi (Bab 6).

    nmap -sV -T4 --open 172.16.20.20X -oA recon/scans/unit0X. Baca kolom VERSION perlahan.

  5. Web recon (Bab 7).

    curl → whatweb → gobuster → (wpscan bila target wp). Ketiga subdomain indeks-mu, satu per satu.

  6. Korelasikan.

    Buat satu tabel: layanan → versi → teknologi → catatan menarik. Inilah attack surface unitmu — serahkan/raporkan sesuai arahan asisten.

Checklist Workflow0/6
CENTANG SAAT MENGERJAKAN — TERSIMPAN OTOMATIS
BAB 09 // OTOMASIEST 4 MNT

Membungkus Semua Jadi Satu Skrip

Recon yang sama diulang tiap unit — kerjaan mesin, bukan manusia. Skeleton berikut menggabungkan Bab 4–7; perhatikan setiap baris sudah diberi tee (Bab 8).

quickrecon.sh — skeleton
#!/usr/bin/env bash
# quickrecon.sh — HANYA untuk unit yang DITUGASKAN ke kamu.
# usage: ./quickrecon.sh <ip> <domain>
#        ./quickrecon.sh 172.16.20.201 dvwa1.abdurrozak.my.id

set -u
TARGET="${1:-}"
DOMAIN="${2:-}"
BASE="recon/$(date +%F)"

[ -z "$TARGET" ] && { echo "usage: $0 <ip> <domain>"; exit 1; }
mkdir -p "$BASE"/{dns,scans,web}

echo "[1/5] DNS pasif"
dig +short "$DOMAIN"          | tee "$BASE/dns/a.txt"
dig axfr abdurrozak.my.id    | tee "$BASE/dns/axfr.txt"

echo "[2/5] Host discovery"
nmap -sn "$TARGET"           | tee "$BASE/scans/discovery.txt"

echo "[3/5] Port + versi"
nmap -sV -T4 --open "$TARGET" -oA "$BASE/scans/sv" | tee "$BASE/scans/sv.txt"

echo "[4/5] Web fingerprint"
whatweb "http://$DOMAIN"     | tee "$BASE/web/whatweb.txt"
curl -sI "http://$DOMAIN"    | tee "$BASE/web/headers.txt"

echo "[5/5] Direktori"
gobuster dir -u "http://$DOMAIN" \
  -w /usr/share/wordlists/dirb/common.txt -t 20 \
  -o "$BASE/web/gobuster.txt"

echo "[+] Selesai — arsip: $BASE"
DISIPLIN OTOMASI

Skrip hanya mempercepat apa yang sudah kamu pahami manual — jangan jalankan sebelum bisa membaca output tiap langkahnya. Timing tetap -T4 maksimal untuk lab; -T5 hanya menghasilkan data sampah. Dan satu lagi: set -u membuat skrip berhenti jika variabel lupa diisi — penyelamat kecil yang sering menyelamatkan laporan.

BAB 10 // PENUTUPEST 6 MNT

Laporan, Cheat Sheet & Ujian

Struktur Laporan Recon

  1. Ringkasan eksekutif.

    3–5 kalimat: apa yang dipindai, apa permukaan serangan terbesar, apa rekomendasi pertama.

  2. Scope & metodologi.

    IP/domain yang diuji, tanggal, tools + versi, timing template. Menegaskan legalitas pengujian.

  3. Temuan per aset.

    Satu sub-bab per host/aplikasi: layanan, versi, catatan konfigurasi, path menarik — setiap klaim disertai bukti.

  4. Bukti (evidence).

    Perintah penuh + timestamp, file -oA/tee, tangkapan layar. Aturan: pembaca harus bisa mereproduksi temuanmu.

  5. Kesimpulan & langkah berikutnya.

    Daftar hipotesis kerentanan untuk fase vulnerability analysis — bukan eksploitasi.

Cheat Sheet — Empat Belas Perintah Penyelamat

PerintahFungsi
whois abdurrozak.my.idKTP domain: registrar, nameserver, umur.
dig +short dvwa1.abdurrozak.my.idResolusi cepat domain → IP.
dig axfr abdurrozak.my.id @ns1…Uji zona transfer (temuan bila berhasil).
dnsrecon -d domain -t stdEnumerasi DNS otomatis.
curl -s "https://crt.sh/?q=%25.dom&output=json" | jq -r '.[].name_value' | sort -uSubdomain via Certificate Transparency.
theHarvester -d domain -b duckduckgo -l 50Panen email/host dari mesin pencari.
nmap -sn 172.16.20.201-209Ping sweep — host hidup, tanpa port scan.
arp-scan --localnetPemetaan LAN via ARP.
nmap -sV -T4 --open TARGET -oA recon/scans/xPort + versi + arsip 3 format.
nmap -sV --script http-title,http-headers -p80 TARGETNSE untuk HTTP cepat.
curl -sI http://targetBanner & header HTTP.
whatweb http://targetFingerprint stack web.
gobuster dir -u URL -w /usr/share/wordlists/dirb/common.txt -x php,txt -t 30Brute direktori & ekstensi.
wpscan --url http://wpN… --enumerate u,t,pEnumerasi WordPress: user, tema, plugin.

Kuis Akhir — 6 Soal

0/6TERJAWAB 0/6

Glosarium

Attack SurfaceSeluruh titik tempat sistem bisa diserang: port, aplikasi, akun, path, API.
OSINTOpen-Source Intelligence — intelijen dari sumber publik tanpa interaksi ke target.
FootprintingPemetaan bertahap: domain → rentang jaringan → host → layanan.
AXFRZone transfer DNS; bila tidak dibatasi, seluruh isi zona bocor ke siapa pun.
FingerprintingIdentifikasi versi layanan/teknologi dari banner dan perilakunya.
NSENmap Scripting Engine — skrip Lua untuk enumerasi & deteksi per layanan.
Banner GrabbingMembaca teks sambutan layanan (SSH/HTTP) untuk mengetahui versi.
WordlistKamus path/kata untuk brute enumerasi; kualitas kamus menentukan temuan.
FilteredStatus port yang tak bisa dipastikan nmap — firewall menyaring; bukan berarti aman.
Timing Template-T0…-T5: keseimbangan kecepatan pemindaian vs kebisingan & akurasi.
ScopeBatas resmi apa yang boleh diuji — melebihi scope = pelanggaran.
EvidenceBukti dapat direproduksi: perintah, timestamp, file output, tangkapan layar.
Satu Kalimat Penutup

REKON YANG BAIK TIDAK TERLIHAT. REKON YANG BURUK TERDENGAR DI LOG ORANG LAIN.

nmap -sV -T4 --open 172.16.20.20X -oA recon/scans/unit0X