CISCO IOS LAB
SIMULATOR CLI SWITCH & ROUTER - VLAN, TRUNK, ROUTER-ON-A-STICK - LAB UJK VIRTUAL
IOS TERMINAL
PANEL MISI
LANGKAH DICEK OTOMATIS SAAT KAMU MENGETIK
DAFTAR MISI
8 MISI - TOTAL 480 XP. ALUR LAB UJK: DASAR -> VLAN -> TRUNK -> ROUTING ANTAR-VLAN.
KUIS IOS
10 SOAL ACAK - 15 DETIK PER SOAL - TOMBOL 1-4 UNTUK MENJAWAB
MATERI CISCO IOS
8 MODUL - DARI MODE CLI SAMPAI WORKFLOW UJK. KLIK UNTUK MEMBUKA.
Beda dengan Linux: IOS punya mode berjenjang - perintah yang sah tergantung mode tempat kamu berdiri. Prompt adalah peta posisimu:
| MODE | PROMPT | MASUK VIA | BOLEH APA |
|---|---|---|---|
| User EXEC | Switch> | Login pertama | Lihat saja (ping, show terbatas) |
| Privileged EXEC | Switch# | enable | Semua show, copy, reload, konfigurasi menyala |
| Global Config | Switch(config)# | configure terminal | Mengubah konfigurasi (hostname, vlan, int...) |
| Interface Config | Switch(config-if)# | interface fa0/1 | Setelan satu port/IP |
| Line Config | Switch(config-line)# | line console 0 | Password console, timeout |
| VLAN Config | Switch(config-vlan)# | vlan 10 | Nama VLAN |
Perintah navigasi yang dipakai ratusan kali per sesi: enable (naik ke #), disable (turun ke >), configure terminal (masuk config), exit (mundur satu level), end atau Ctrl+Z (langsung ke #), do show ... (menjalankan show DARI dalam config tanpa keluar).
Abbreviasi - IOS menerima singkatan asalkan tunggal: en = enable, conf t = configure terminal, sh run = show running-config, int f0/1 = interface fastEthernet 0/1. Kalau ambigu (mis. "s" bisa show/set?), IOS menolak dan menampilkan pilihan - tambahkan satu huruf lagi. Simulator ini meniru perilaku persis sama.
Jebakan klasik: ketik show di mode config tanpa "do" -> error "%Invalid input". Kamu bukan salah perintah, kamu salah RUANG. Baca prompt sebelum mengetik - kebiasaan yang sama pentingnya dengan membaca jalan sebelum menyetir.
VLAN (Virtual LAN) membagi satu switch fisik menjadi beberapa domain broadcast terpisah. PC di VLAN 10 dan VLAN 20 pada switch yang sama TIDAK bisa saling ping tanpa router - seolah dua jaringan berbeda.
Kenapa VLAN: 1) memperkecil broadcast (jaringan lebih sehat); 2) keamanan - kelas XI tidak melihat traffic kelas XII; 3) manajemen - satu kabel fisik, banyak jaringan logis. Standar lab sekolah: VLAN 10 = guru, VLAN 20 = siswa, VLAN 99 = manajemen.
Konfigurasi standar:
| LANGKAH | PERINTAH | EFEK |
|---|---|---|
| 1. Buat VLAN | vlan 10 lalu name GURU | VLAN terdaftar di database |
| 2. Masuk port | interface fa0/1 | Masuk mode interface |
| 3. Jadikan access | switchport mode access | Port untuk SATU VLAN (endpoint) |
| 4. Tetapkan VLAN | switchport access vlan 10 | Port jadi anggota VLAN 10 |
Verifikasi: show vlan brief - tabel daftar VLAN dan anggota portnya. Port yang belum dipindah dari VLAN 1 = belum dikonfigurasi.
Fakta yang sering ditanya: VLAN 1 adalah default bawaan - SEMUA port bermula di sana, dan karena semua perangkat default menghuninya, VLAN 1 dianggap tidak aman untuk data. Praktik baik: pindahkan port aktif ke VLAN lain dan biarkan VLAN 1 kosong. Rentang normal 1-1005; 1006+ = extended (butuh mode transparan).
Catatan simulator: perangkat endpoint yang terhubung otomatis dianggap anggota VLAN sesuai portnya. Setelah membuat VLAN 10 dan memindahkan fa0/1, PC guru bisa ping sesama VLAN 10 - tapi BELUM bisa ke VLAN 20. Itu pekerjaan M08.
Masalah: VLAN 10 di switch A dan VLAN 10 di switch B harus tetap satu jaringan, tapi menggulung kabel untuk tiap VLAN tidak masuk akal. Solusinya trunk: satu link yang mengangkut SEMUA VLAN, ditandai (tagging) agar penerima tahu paket itu milik VLAN berapa.
Standar tagging: IEEE 802.1Q (dot1q) - menyisipkan 4 byte tag (VLAN ID 12-bit, maks 4094) ke header Ethernet. Cisco lama punya ISL proprietary yang sudah pensiun; dot1q adalah satu-satunya yang perlu kamu kuasai.
Konfigurasi trunk di kedua ujung:
interface gi0/1
switchport mode trunk
switchport trunk allowed vlan 10,20,99
Kapan mode apa:
| MODE PORT | UNTUK | CONTOH |
|---|---|---|
| access | Port ke perangkat akhir | PC, printer, kamera - satu VLAN, tanpa tag |
| trunk | Port antar perangkat jaringan | Switch ke switch, switch ke router - banyak VLAN bertag |
Native VLAN - satu-satunya VLAN yang LEWAT TANPA TAG di trunk (default 1). Aturan wajib: native VLAN harus SAMA di kedua ujung; kalau beda, muncul peringatan dan risiko traffic bocor antar VLAN. Praktik aman: ubah native ke VLAN manajemen (99): switchport trunk native vlan 99.
Verifikasi: show interfaces trunk - daftar port trunk, VLAN yang diizinkan, dan native. show interfaces fa0/24 switchport - detail mode satu port.
Trunk "tidak jalan"? checklist: 1) kedua ujung sudah mode trunk? 2) VLAN yang dibawa sudah di allowed list? 3) kabel benar (crossover antar switch lawas)? 4) native sama?
VLAN memisahkan broadcast - konsekuensinya VLAN 10 tak bisa bicara ke VLAN 20. Yang bisa merutekan antar-subnet hanya perangkat L3. Dua cara: L3 switch (mahal) atau router-on-a-stick - SATU kabel router ke switch, melayani semua VLAN lewat sub-interface.
Resep lengkap (misi BOSS di simulator meniru ini):
- Sisi switch: port ke router dijadikan trunk:
interface gi0/1; switchport mode trunk - Sisi router - sub-interface per VLAN:
interface gi0/0.10
encapsulation dot1Q 10
ip address 192.168.10.1 255.255.255.0
!
interface gi0/0.20
encapsulation dot1Q 20
ip address 192.168.20.1 255.255.255.0
Angka di .10 dan .20 bebas (kebiasaan: samakan dengan VLAN ID); yang WAJIB cocok adalah angka di dot1Q 10 - itulah tag yang dibaca dari trunk. Gateway PC VLAN 10 = 192.168.10.1, VLAN 20 = 192.168.20.1.
Jangan lupa no shutdown di interface fisik gi0/0 - sub-interface mewarisi status induknya; induk mati = semua anak mati. Router baru: interface shutdown by default (beda dengan switch port yang menyala otomatis).
Verifikasi: show ip interface brief (semua sub-interface up/up dengan IP benar), lalu dari PC: ping PC antar-VLAN. Berhasil = lab VLAN lengkap: terpisah L2, terhubung L3 - persis materi UJK kompetensi TKJ.
Variasi modern: SVI di L3 switch (interface vlan 10; ip address ...) - tanpa kabel tambahan, lebih cepat; konsepnya identik: satu gateway per VLAN.
Perangkat kosong = pintu terbuka. Paket keamanan minimal (hafalkan, keluar di ujian):
| PERINTAH | MELINDUNGI |
|---|---|
| enable secret cisco123 | Masuk mode privileged (#) - VERSI HASH |
| line console 0; password rahasia; login | Login via kabel console |
| line vty 0 4; password telnet123; login | Login remote (Telnet/SSH) - sampai diganti SSH |
| service password-encryption | Mengacak semua password type 0 di config |
| banner motd #DILARANG AKSES TANPA IZIN# | Peringatan legal saat login |
enable password VS enable secret - pertanyaan favorit ujian: keduanya mengunci mode privileged, tapi enable password tersimpan PLAINTEXT di running-config (terbaca via show), sedangkan enable secret di-hash. Kalau keduanya dipasang, secret yang menang. Aturan praktis: SELALU secret, anggap password varian sudah usang.
Service password-encryption & kisah Type 7 - perintah ini mengubah password line/console menjadi bentuk teracak yang tampak seperti: password 7 08224F40081B. Terlihat aman? BUKAN. Type 7 hanyalah enkripsi simetris lemah berbasis XOR dengan kunci tetap "Cisco Systems" - DESAINNYA agar bisa dibalik, karena perangkat harus mengirim password asli ke peer (mis. PPP). Tool decoder publik membuka type 7 dalam hitungan milidetik - coba sendiri di simulator: pasang password line, jalankan service password-encryption, lalu decode 7 <hash>.
Benar vs salah: type 7 = "rahasia dari mata kasar lewat" (shoulder surfing). Untuk rahasia sungguhan: enable secret (hash), dan di perangkat modern enable algorithm-type sha256 secret .... Prinsip: hash untuk verifikasi, enkripsi reversibel hanya untuk data yang HARUS dibaca ulang perangkat.
Telnet mengirim segalanya - termasuk password - dalam TEKS POLOS; siapa pun di jalur dengan capture bisa membacanya. SSH mengenkripsi seluruh sesi. Aturan modern: Telnet untuk lab offline saja, produksi SELALU SSH.
Resep SSH lengkap (keluar di ujian):
hostname SW-LAB
ip domain-name lab.tkj
crypto key generate rsa (pilih 1024)
username admin secret Passw0rd
line vty 0 4
transport input ssh
login local
Tiga syarat SSH: hostname TIDAK default, domain-name terpasang, dan kunci RSA dibuat (crypto key generate rsa) - tanpa ketiganya perintah crypto menolak.
line vty (Virtual TeletYpe) = antrean sesi remote, biasanya 0-4 (5 sesi). Opsi penting:
transport input ssh- HANYA SSH diperbolehkan (Telnet otomatis tertolak)login local- autentikasi memakai akun lokal (username), bukan password lineexec-timeout 5 0- logout otomatis 5 menit idle
Uji dari simulator: setelah SSH aktif, dari perangkat lain jalankan ssh -l admin 192.168.10.1. Untuk latihan type 7 di laboratorium offline (tanpa capture orang asing), Telnet masih boleh - tapi biasakan SSH sejak awal.
Hubungan dengan M05: service password-encryption tidak menyelamatkan Telnet - masalahnya bukan password di config, tapi password di KAWAT. Enkripsi jalur (SSH) adalah satu-satunya solusi.
IOS menyimpan dua salinan konfigurasi - konsep yang membedakan murid yang paham dari yang sekadar hafal:
| NAMA | DI MANA | HILANG SAAT? |
|---|---|---|
| running-config | RAM - aktif sekarang | Reboot/power loss |
| startup-config | NVRAM - dibaca saat boot | Hanya jika dihapus (erase) |
Semua yang kamu ketik di config mode hanya mengubah running. Mati listrik sebelum menyimpan = kerja hilang. Simpan: copy running-config startup-config atau singkatannya yang legendaris: wr (write memory). Verifikasi: show startup-config.
Backup & restore: copy running-config tftp: (ke server TFTP di LAN), dan sebaliknya untuk restore. Simulasi di tool ini menyediakan show running-config yang bisa disalin penuh sebagai export teks - praktik yang sama: export config = bukti kerja + cadangan.
Perintah verifikasi harian (kombinasi wajib hafal):
show running-config- seluruh konfigurasi aktifshow vlan brief- keanggotaan VLAN per port (switch)show interfaces trunk- status trunk & allowed VLANshow ip interface brief- IP + status up/down semua interfaceshow mac address-table- peta MAC ke portshow arp- pasangan IP-MAC yang diketahuishow version- model, IOS, uptime, register
Workflow menyelamatkan: sebelum eksperimen besar, export config (copy paste ke notepad). Salah total? paste ulang config lama - kembali ke kondisi semula dalam 30 detik.
Uji Kompetensi Keahlian TKJ hampir selalu berisi skenario VLAN + routing. Urutan kerja yang teruji (ditiru 8 misi di simulator):
- 1. Dasar switch: hostname, banner motd, enable secret, line con 0 password+login, service password-encryption
- 2. VLAN: vlan 10 (GURU), vlan 20 (SISWA), vlan 99 (MANAJEMEN)
- 3. Access port: tiap port PC: switchport mode access + switchport access vlan X
- 4. Trunk antar switch: gi0/1: switchport mode trunk + allowed vlan 10,20,99 (+ native vlan 99)
- 5. Trunk ke router: port ke router juga mode trunk
- 6. Router-on-a-stick: sub-interface .10 dan .20 dengan encapsulation dot1Q + IP gateway
- 7. IP PC: statis sesuai subnet VLAN (gateway = IP sub-interface)
- 8. Verifikasi berlapis: show vlan brief -> show int trunk -> show ip int brief -> ping sesama VLAN -> ping antar VLAN
- 9. Simpan: wr di SEMUA perangkat yang disentuh
Checklist troubleshooting saat ping gagal (urut dari fisik):
- Kabel & lampu port? -> show ip int brief (up/down?)
- PC di VLAN benar? -> show vlan brief
- IP & gateway PC benar subnetnya?
- Trunk bawa VLAN-nya? -> show interfaces trunk (allowed & active)
- Sub-interface router: dot1Q ID cocok + IP benar + no shutdown?
Manajemen waktu UJK: kerjakan yang pasti dulu (dasar, VLAN), dokumentasikan tiap langkah (screenshot show), simpan berkala, dan sisakan 15 menit untuk verifikasi menyeluruh - penguji menilai jaringan yang BEKERJA, bukan rencana yang bagus.
Setelah lancar di simulator: ulangi di Packet Tracer, lalu perangkat nyata. Urutan belajar ini yang membuat konsep menempel permanen.
TIPS IOS
10 TIPS BERJENJANG: BASIC -> INTER -> PRO.
FAQ IOS
10 PERTANYAAN YANG PALING SERING MUNCUL DI KELAS & LAB TKJ.
Keduanya mengunci mode privileged, tapi enable password tersimpan PLAINTEXT (terbaca di show running-config) sedangkan enable secret di-hash. Jika keduanya ada, secret yang dipakai. Praktik modern: hanya secret; enable password dianggap warisan lama yang tinggal keluar di soal.
Karena hanya running-config (di RAM) yang diubah saat kamu mengetik - running hilang saat power off. Yang bertahan hanya startup-config di NVRAM. Solusi: copy running-config startup-config (atau wr) setelah setiap tahap konfigurasi penting. Verifikasi dengan show startup-config.
Access port melayani SATU VLAN tanpa tagging - untuk perangkat akhir (PC, printer) yang tidak paham tag. Trunk port membawa BANYAK VLAN dengan tag 802.1Q - untuk link antar switch atau switch ke router. Salah mode = VLAN tak sampai tujuan: PC di access port lain VLAN tidak bisa tukar frame, dan trunk yang salah konfigurasi memutus komunikasi antar switch.
Karena memang BEGITU desainnya - VLAN memisahkan broadcast domain, dan L2 tidak merutekan antar VLAN. Solusi: inter-VLAN routing lewat router-on-a-stick (sub-interface dot1Q per VLAN, masing-masing jadi gateway) atau L3 switch dengan SVI. Jangan "perbaiki" dengan memindahkan PC ke VLAN yang sama - itu menggugurkan tujuan keamanan VLAN.
Tiga penyebab: 1) SALAH MODE - show hanya di EXEC (pakai do show jika dari config), config commands hanya di config; 2) abbreviasi ambigu - singkatan cocok dua kata, IOS menolak, tambahkan huruf; 3) typo pada parameter (fa0/1 vs f0/1 di konteks tertentu). Alat diagnosa: ? di posisi yang macet - IOS menunjukkan apa yang sah di situ.
Native VLAN adalah VLAN yang LEWAT TRUNK TANPA TAG (default 1). Jika kedua ujung beda native, switch A mengira frame tanpa tag itu milik VLAN X, switch B mengira VLAN Y - traffic tercampur antar VLAN (celah keamanan) dan muncul peringatan CDP. Praktik: set native ke VLAN manajemen yang tidak dipakai data, sama di kedua sisi.
Karena type 7 adalah enkripsi reversibel berbasis XOR dengan kunci tetap - DESAINNYA memang agar perangkat bisa membaca kembali password aslinya (untuk autentikasi ke protokol tertentu). Decoder publik membukanya seketika. Fungsi nyatanya hanya anti shoulder-surfing. Rahasia sesungguhnya pakai hash: enable secret, username secret, dan di IOS modern algorithm-type sha256.
1) hostname sudah diubah dari default (Switch/Router); 2) ip domain-name sudah dipasang; 3) - kunci RSA dibuat minimal 1024 bit saat diminta. Tanpa salah satu, IOS menolak membuat kunci dan SSH tidak bisa berjalan. Setelah itu: username secret, line vty transport input ssh + login local.
Tiga nama untuk tindakan sama: menyalin running-config ke startup-config (RAM -> NVRAM). copy running-config startup-config = bentuk lengkap resmi; write memory = bentuk lama; wr = singkatan yang masih sah. Semua sah di simulator ini. Kebiasaan pro: wr setiap menyelesaikan satu tahap konfigurasi, bukan sekali di akhir.
Ya - misi selesai, XP, jumlah perintah, dan skor kuis tersimpan di localStorage perangkat ini (prefix abr_ios_). Konfigurasi virtual device sengaja TIDAK disimpan antar sesi - sesuai semangat lab: setiap sesi adalah latihan membangun dari nol, dan tombol RESET LAB mengembalikan kedua perangkat ke pabrik kapan pun kamu mau mulai bersih.