SYS.ONLINE // SUBNETMASTER v5.0

IP SUBNET CALCULATOR

Kalkulator subnetting lengkap CIDR /8 sampai /32 dengan visualisasi biner, langkah perhitungan manual, dan tutorial interaktif

/26
/8/16/24/32
Proporsi Bit
Referensi Cepat
Visualisasi Biner 32-bit
Langkah Perhitungan
Tabel Subnet
Subnet dari : 0 Klik baris untuk salin
#NetworkMaskFirst HostLast HostBroadcastHosts

1 Apa Itu IP Address?

IP Address adalah alamat unik yang diberikan kepada setiap perangkat yang terhubung ke jaringan komputer. IP versi 4 (IPv4) terdiri dari 32 bit, ditulis dalam format desimal bertitik (dotted decimal) menjadi 4 oktet.

Contoh: 192.168.10.0
Dalam biner: 11000000.10101000.00001010.00000000
Setiap oktet = 8 bit, total = 4 × 8 = 32 bit

Setiap oktet bernilai 0 sampai 255 (karena 2⁸ = 256 kemungkinan).

2 Struktur IP Address: Network vs Host

Setiap IP address terbagi menjadi dua bagian:

BagianFungsiAnalogi
Network IDMengidentifikasi jaringan tempat perangkat beradaNama jalan
Host IDMengidentifikasi perangkat spesifik di jaringan tersebutNomor rumah
Di 192.168.10.5/24:
Network = 192.168.10 (24 bit pertama) → "Jalan"
Host = .5 (8 bit terakhir) → "Nomor rumah"

Yang menentukan pembagian ini adalah Subnet Mask atau Prefix CIDR.

3 Memahami Subnet Mask

Subnet Mask adalah angka 32-bit yang menentukan berapa banyak bit yang digunakan sebagai Network ID. Bit "1" = network, bit "0" = host.

/24 → 24 bit "1", 8 bit "0"
Biner: 11111111.11111111.11111111.00000000
Desimal: 255.255.255.0

Subnet mask yang umum:

CIDRSubnet MaskBit NetworkBit Host
/8255.0.0.0824
/16255.255.0.01616
/24255.255.255.0248
/25255.255.255.128257
/26255.255.255.192266
/27255.255.255.224275
/28255.255.255.240284
/29255.255.255.248293
/30255.255.255.252302
/31255.255.255.254311
/32255.255.255.255320

4 Cara Menghitung Subnet Mask dari CIDR

Rumus: CIDR menentukan jumlah bit "1" dari kiri ke kanan.

Contoh /26:
26 bit "1" + 6 bit "0":
11111111.11111111.11111111.11______
Isi sisa dengan "0":
11111111.11111111.11111111.11000000
Konversi per oktet: 255.255.255.192
Tips Cepat: Hafalkan nilai oktet ke-4 untuk /24–/32:
/24=0, /25=128, /26=192, /27=224, /28=240, /29=248, /30=252, /31=254, /32=255
Pola: Setiap tambahan 1 bit, nilai berkurang setengah dari sebelumnya (256, 128, 64, 32, 16, 8, 4, 2, 1) lalu kurangi dari 256.

5 Menghitung Jumlah Host

Rumus utama:

Jumlah bit host = 32 - CIDR
Total alamat = 2^(bit host)
Host usable = 2^(bit host) - 2

Pengecualian:
/31 → 2 alamat, 2 usable (point-to-point link, RFC 3021)
/32 → 1 alamat, 1 usable (host route)
Contoh /26:
Bit host = 32 - 26 = 6 bit
Total alamat = 2⁶ = 64
Host usable = 64 - 2 = 62 host
Mengapa dikurangi 2?
Alamat pertama = Network Address (identitas jaringan, tidak boleh dipakai host)
Alamat terakhir = Broadcast Address (digunakan untuk mengirim ke semua host di subnet, tidak boleh dipakai host)

6 Menghitung Network Address (Operasi AND)

Network Address dihitung dengan operasi AND biner antara IP Address dan Subnet Mask.

Aturan AND: 1 AND 1 = 1, sisanya 0

Contoh: 192.168.10.50/26

IP: 11000000.10101000.00001010.00110010 (192.168.10.50)
Mask: 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192)
AND: 11000000.10101000.00001010.00000000 = 192.168.10.0
Tips Praktis: Untuk oktet yang mask-nya 255, hasil AND = nilai IP asli (karena 255 = 11111111, AND dengan apapun = nilai itu sendiri). Kamu hanya perlu menghitung AND pada oktet yang mask-nya BUKAN 255.

7 Menghitung Broadcast Address

Broadcast Address = semua bit host diset "1". Dihitung dengan OR antara Network Address dan NOT Mask (inverse/wildcard mask).

Contoh lanjutan: Network = 192.168.10.0, Mask = 255.255.255.192

Wildcard (NOT Mask): 0.0.0.63
Network: 11000000.10101000.00001010.00000000
Wildcard: 00000000.00000000.00000000.00111111
OR: 11000000.10101000.00001010.00111111 = 192.168.10.63
Cara lebih cepat: Broadcast = Network + Block Size - 1.
Dengan /26, block size = 64. Jadi: 192.168.10.0 + 64 - 1 = 192.168.10.63

8 Block Size (Magic Number)

Block Size adalah jumlah alamat per subnet. Ini adalah "magic number" yang memudahkan subnetting.

Rumus: Block Size = 256 - nilai oktet ke-4 subnet mask
Atau: Block Size = 2^(bit host)

Contoh:
/25 → mask 255.255.255.128 → 256 - 128 = 128
/26 → mask 255.255.255.192 → 256 - 192 = 64
/27 → mask 255.255.255.224 → 256 - 224 = 32
/28 → mask 255.255.255.240 → 256 - 240 = 16
/29 → mask 255.255.255.248 → 256 - 248 = 8
/30 → mask 255.255.255.252 → 256 - 252 = 4
Untuk CIDR < /24, block size bekerja di oktet yang sesuai:
/16 → mask 255.255.0.0 → block size di oktet ke-3 = 256
/17 → mask 255.255.128.0 → block size di oktet ke-3 = 128
/8 → mask 255.0.0.0 → block size di oktet ke-2 = 256

9 Menentukan Range Host

First Host = Network Address + 1
Last Host = Broadcast Address - 1

Contoh: Network = 192.168.10.0, Broadcast = 192.168.10.63
First Host = 192.168.10.1
Last Host = 192.168.10.62
Range: 192.168.10.1 — 192.168.10.62 (62 host)

10 Menghitung Jumlah Subnet

Jumlah subnet tergantung pada bit yang dipinjam dari bagian host.

Rumus: Jumlah Subnet = 2^(bit dipinjam)

Dari /24:
/25 → pinjam 1 bit → 2¹ = 2 subnet
/26 → pinjam 2 bit → 2² = 4 subnet
/27 → pinjam 3 bit → 2³ = 8 subnet
/28 → pinjam 4 bit → 2⁴ = 16 subnet
/30 → pinjam 6 bit → 2⁶ = 64 subnet
Dari /16:
/17 → pinjam 1 bit dari oktet ke-3 → 2 subnet (block 128 di oktet ke-3)
/20 → pinjam 4 bit → 16 subnet (block 16 di oktet ke-3)
/24 → pinjam 8 bit → 256 subnet (block 1 di oktet ke-3)

11 Contoh Perhitungan Lengkap

Soal: Hitung subnet untuk 10.150.75.200/20

Langkah 1 — Bit:
Network bits = 20, Host bits = 32 - 20 = 12

Langkah 2 — Subnet Mask:
20 bit "1": 11111111.11111111.11110000.00000000
= 255.255.240.0

Langkah 3 — Block Size:
Oktet ke-3 mask = 240 → 256 - 240 = 16

Langkah 4 — Network Address (AND):
Oktet 1-2 sama (mask 255): 10.150
Oktet 3: 75 AND 240 → 75 ÷ 16 = 4 sisa 11 → 4 × 16 = 64
Oktet 4: 0 (karena mask 0)
Network = 10.150.64.0

Langkah 5 — Broadcast:
Network + block - 1 di oktet ke-3: 64 + 16 - 1 = 79
Broadcast = 10.150.79.255

Langkah 6 — Range Host:
First: 10.150.64.1
Last: 10.150.79.254

Langkah 7 — Host:
2¹² - 2 = 4096 - 2 = 4094 host

Langkah 8 — Jumlah Subnet (dari /16):
Dipinjam 4 bit → 2⁴ = 16 subnet

12 Tips & Trik Menghitung Cepat

Trik 1 — Hafal "Power of 2":
2⁰=1, 2¹=2, 2²=4, 2³=8, 2⁴=16, 2⁵=32, 2⁶=64, 2⁷=128, 2⁸=256
Ini muncul di mana-mana: block size, jumlah host, jumlah subnet.
Trik 2 — Cari Network Address cepat:
Bagi oktet yang relevan dengan block size, ambil hasil bagi lalu kalikan kembali block size.
75 ÷ 16 = 4,625 → ambil 4 → 4 × 16 = 64 → oktet ke-3 = 64
Trik 3 — Wildcard Mask = kebalikan Subnet Mask:
255.255.255.192 → wildcard 0.0.0.63 (255-255=0, 255-255=0, 255-255=0, 255-192=63)
Trik 4 — Untuk /31 dan /32:
/31 → 2 alamat, keduanya bisa dipakai (RFC 3021, untuk point-to-point link)
/32 → 1 alamat, dipakai untuk host route / loopback individual
Trik 5 — Subnet besar (/< 24):
Sama saja, hanya block size ada di oktet yang berbeda. /12 misalnya, mask = 255.240.0.0, block size = 16 di oktet ke-2.
Latihan Cepat — Coba hitung di kepala:
1. 172.16.50.10/22 → Network? Jawab: 172.16.48.0 (50÷4=12,5→12×4=48)
2. 10.10.10.10/28 → Broadcast? Jawab: 10.10.10.15 (network=10.10.10.0, block=16, 0+16-1=15)
3. 192.168.1.130/25 → Range host? Jawab: 192.168.1.129 - 192.168.1.254 (network=192.168.1.128)